Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Subnetting, Cara Subnetting dilakukan, Serta Manfaatnya

Subnetting adalah teknik pengelompokan jaringan yang memungkinkan penggunaan ruang alamat IP yang lebih efisien.

Teknik ini memungkinkan sebuah jaringan besar dibagi menjadi beberapa jaringan yang lebih kecil, yang masing-masing memiliki alamat IP unik. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian subnetting, cara subnetting dilakukan, serta manfaat dari penggunaan teknik ini.

Pengertian Subnetting

Subnetting adalah teknik untuk memecah sebuah jaringan besar menjadi beberapa jaringan yang lebih kecil.

Dalam subnetting, sebuah jaringan besar dibagi menjadi beberapa sub-jaringan yang masing-masing memiliki alamat IP unik. Hal ini memungkinkan penggunaan ruang alamat IP yang lebih efisien dan mengurangi jumlah penggunaan alamat IP yang diperlukan.

Cara Subnetting Dilakukan

Subnetting dilakukan dengan membagi alamat IP menjadi dua bagian: bagian network ID dan bagian host ID. Bagian network ID menunjukkan jaringan yang digunakan, sedangkan bagian host ID menunjukkan perangkat dalam jaringan tersebut.

Dalam subnetting, bagian network ID dibagi menjadi dua bagian: bagian network ID asli dan bagian subnet ID. Bagian subnet ID digunakan untuk membedakan antara sub-jaringan yang berbeda dalam jaringan yang sama.

Contoh sederhana subnetting adalah sebagai berikut:

Misalnya, kita memiliki jaringan dengan alamat IP 192.168.1.0/24, yang terdiri dari 256 alamat IP. Jika kita ingin membagi jaringan ini menjadi 4 sub-jaringan yang sama besar, kita dapat menggunakan teknik subnetting. Dalam hal ini, kita membutuhkan 2 bit tambahan untuk membuat 4 sub-jaringan, sehingga menjadi 192.168.1.0/26.

Dalam hal ini, 2 bit pertama dari bagian host ID digunakan untuk subnet ID, sementara 6 bit terakhir digunakan untuk host ID. Sebagai hasilnya, kita mendapatkan empat sub-jaringan dengan alamat IP 192.168.1.0/26, 192.168.1.64/26, 192.168.1.128/26, dan 192.168.1.192/26.

Langkah-langkah Melakukan Subnetting

1. Tentukan jumlah sub-jaringan yang dibutuhkan
Pertama, tentukan jumlah sub-jaringan yang dibutuhkan untuk jaringan IP yang akan dibagi. Hitung jumlah sub-jaringan yang dibutuhkan dengan mempertimbangkan jumlah perangkat yang akan terhubung ke setiap sub-jaringan.

2. Tentukan subnet mask
Subnet mask adalah bilangan biner 32-bit yang digunakan untuk memisahkan antara network ID dan host ID. Subnet mask ditulis dalam format desimal sebagai 4 oktet yang dipisahkan oleh titik. Pilih subnet mask yang sesuai dengan jumlah sub-jaringan yang dibutuhkan.

3. Hitung network ID
Network ID adalah alamat IP yang digunakan untuk mengidentifikasi jaringan yang akan dibagi. Untuk menghitung network ID, ubah alamat IP menjadi bilangan biner dan gabungkan dengan subnet mask dengan menggunakan operator AND.

4. Tentukan range alamat IP untuk setiap sub-jaringan
Setelah mendapatkan network ID untuk jaringan yang akan dibagi, tentukan range alamat IP untuk setiap sub-jaringan. Range alamat IP setiap sub-jaringan harus berbeda dan tidak tumpang tindih dengan sub-jaringan lain.

5. Berikan alamat IP pada setiap perangkat dalam sub-jaringan
Setelah mendapatkan range alamat IP untuk setiap sub-jaringan, berikan alamat IP pada setiap perangkat dalam sub-jaringan. Pastikan setiap perangkat dalam sub-jaringan memiliki alamat IP yang berada di dalam range yang telah ditentukan.

Manfaat Subnetting

Subnetting memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

1. Penggunaan Alamat IP yang Lebih Efisien
Subnetting memungkinkan penggunaan alamat IP yang lebih efisien dengan membagi jaringan besar menjadi sub-jaringan yang lebih kecil. Hal ini memungkinkan penggunaan alamat IP yang lebih sedikit, sehingga mengurangi biaya untuk membeli alamat IP.

2. Meningkatkan Keamanan
Dengan subnetting, jaringan dapat dibagi menjadi beberapa sub-jaringan yang lebih kecil. Hal ini dapat meningkatkan keamanan karena setiap sub-jaringan dapat memiliki aturan keamanan yang berbeda.

3. Meningkatkan Kinerja Jaringan
Subnetting dapat membantu meningkatkan kinerja jaringan dengan memisahkan lalu lintas jaringan. Hal ini dapat mengurangi jumlah lalu lintas dalam jaringan dan meningkatkan kecepat

Dengan melakukan subnetting, Anda dapat memaksimalkan penggunaan alamat IP dan memudahkan manajemen jaringan. Penting untuk memahami cara melakukan subnetting dengan benar untuk memastikan jaringan berjalan dengan efisien dan aman.

Terima kasih telah membaca artikel ini tentang subnetting dan cara melakukan subnetting. Semoga artikel ini dapat membantu Anda memahami konsep subnetting dan meningkatkan pengetahuan Anda dalam bidang jaringan komputer.

Jangan lupa untuk terus memperdalam pengetahuan Anda dalam bidang ini, karena teknologi jaringan terus berkembang dengan pesat. Dengan pengetahuan yang baik dan up-to-date, Anda dapat mengelola jaringan dengan lebih efisien dan aman.

Sekian artikel ini, semoga bermanfaat untuk Anda. Terima kasih.
Fahrizal Adi
Fahrizal Adi Merupakan manusia biasa yang ingin web nya bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan kalian semua :) bangjalinaja.blogspot.com

Post a Comment for "Pengertian Subnetting, Cara Subnetting dilakukan, Serta Manfaatnya"